Ogah Mundur

nurdin-halid

Nurdin Halid, pimpinan tertinggi induk olahraga terpopuler di Indonesia itu masih ogah untuk mundur dari jabatan dan kursi empuknya sekarang. PSSI, persatuan sepakbola seluruh indonesia masih tetap dalam genggaman tangannya mungkin hingga 2011 nanti. Ya, semua sudah tahu pastinya bahwa pada 2011 itu adalah akhir periode kepemimpinan Nurdin Halid di PSSI.

Ditanya mengapa ia tidak mundur saja pasca kegagalan meloloskan Indonesia keputaran final piala Asia untuk pertama kalinya sejak 16 tahun lalu, ia hanya menjawab “Saya akan mundur jika tidak mampu meloloskan Indonesia ke final SEA Games 2011,”. Hehe.. Pintar sekali bapak ini untuk menjawab pertanyaan tersebut. Tahun 2011 adalah tahun terakhir dan ia takkan mencalonkan diri lagi untuk menjadi ketua umum PSSI periode berikutnya.. Bah, macam mana pula kok mau mencalonkan diri lagi… Hihihihi….. Rakus kali kau ni…

Ia menyatakan diri bahwasannya kegagalan menembus putaran final Piala Asia 2009 ini bukanlah judgement untuk melengserkannya dari tampuk kekuasaan di PSSI. Nurdin menambahkan bahwa PSSI masih berprestasi, buktinya tahun 2007 lalu lolos ke final meski tak mampu mencapai babak semifinal.. Bah, kalau lolosnya tahun 2007 kan karena kita jadi tuan rumah pak?????? Hm….

Kalau tidak mau digusur ya bilang saja kalau bapak masih tetap dan ingin menguasai PSSI….. Pokoke Sakkarep Saya Indonesia…….

Berkabung

indonesia-memalukan

Memalukan! Bukan membawa prestasi tertinggi yang diidam-idamkan selama ini, tetapi malah pulang dengan membawa aib yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Begitulah berita dari timnas sepakbola kita yang bisa kita saksikan dari kancah persaingan pesta olahraga se-Asia Tenggara, SEA Games yang dihelat di Laos.

Tim sepakbola SEA Games sukses mempermalukan dirinya sendiri dengan menduduki urutan terbawah klasemen. Dan mereka harus puas meninggalkan babak penyisian dengan aib dan noda sejarah yang sangat buruk.

Menjadi juru kunci dan mengalami kekalahan perdana di ajang SEA Games melawan Laos, yang sebelumnya selalu menjadi lumbung gol timnas. Hmm….

Sebuah antiklimaks. Dulu di ajang SEA Games kalau boleh dibilang mungkin hanya Thailand musuh besar kita. Lalu negara yang lain adalah tim pelengkap. Tim semacam Laos, Myanmar, Singapura, dll hanya akan menjadi lumbung gol bagi kita. Tapi sekarang semua berbalik. Timnas hanya seperti macan ompong….. Duh…

Melawan Laos saja kita harus dipaksa menelan pil pahit dengan kekalahan memalukan. Ya! Memang Laos yang menjadi tuan rumah, akan tetapi kalau kita melihat uang pembinaan yang selalu mengucur deras demi sebuah prestasi kosong, tentu saja rakyat akan tidak terima kalau seperti ini hasilnya…. Hmm..

Prestasi kian menjauh dari timnas (baca: PSSI), dan aib selalu menghampiri….. Tersingkir dari babak penyisihan pra-Piala Dunia, terpuruk di Piala AFF, hingga kegagalan menyamai prestasi selalu tampil di ajang Piala Asia pun sudah terbayang di depan mata…. Hmmm…..

Mari berkabung…… Berdoa untuk arwah prestasi sepakbola Indonesia, supaya diterima disisi-Nya dan tenang di alam sana…….

Makin Berat

indonesia-kuwait
Jalan terjal kini harus dihadapi oleh tim nasional Indonesia untuk menuju putaran final Piala Asia. Kans untuk lolos dari grup maut pun mulai mengecil lantaran dua kali hasil yang mengecewakan saat melawan tim Kuwait. Timnas dipaksa menelan pil pahit di dua pertandingan meskipun sempat unggul terlebih dahulu.

Di pertandingan yang dilangsungkan di kandang Kuwait, Indonesia memang sempat unggul lebih dahulu namun ini tak bertahan hingga akhir pertandingan karena Kuwait membalas dua gol. Praktis harapan untuk mendulang poin dari Kuwait lenyap tatkala wasit meniup peluit panjang pada akhir babak kedua.

Sementara di pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Indonesia kembali harus tertunduk lewat hasil seri 1-1. Sempat leading lebih dulu namun gol Kuwait membuyarkan harapan timnas untuk membalas kekalahan yang mereka derita kala melawat ke Kuwait.

Tambahan satu poin belum cukup untuk membuat posisi Indonesia beranjak dari dasar klasemen……

Dan, harapan untuk melanjutkan prestasi menembus putaran final Piala Asia pun semakin suram…… Namun, keajaiban itu masih akan selalu ada… Memang selain ditentukan oleh dua pertandingan terakhir timnas nanti, peluang lolos juga ditentukan oleh pertandingan lain….

Bola itu bundar… Dan peluang masih ada…..

Maksimalkan!

Batik Sepakbola

batik-mau1

Hmm… Dalam suasana batik yang semakin semarak di Indonesia pada 2 Oktober 2009 ini semestinya iklan tersebut mampu menambah gelegar semarak batik.. Haha.. Yah itung-itung juga tambahan promosi batik Indonesia.. Hehehe…..

Tapi apa lacur bahwa kedatangan Manchester United batal lantaran aksi bom yang dilakukan oleh gerombolan teroris Noordin M Top dan kawan-kawan di tempat hotel dimana para pemain Manchester United bakal menginap itu…..

Yah kalau gitu… Saya tampilkan lagi aja deh… Para pemain MU juga memakai batik lho, lha masa kita ga mau pake? Wkwkwk……..